Singkatnya, setiap pertemuan pasti menyumbang sesuatu untuk kita. Si A mengajarkan kita untuk berani. Si B mengajarkan kita untuk lebih hati-hati berbagi rahasia, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu, bisa dibilang, lingkungan sekitar kitalah yang membentuk kita, orang-orang yang kita sayangi, hormati, bahkan yang tidak kita kenal sama sekali, mereka turut membentuk jati diri yang kita punya saat ini, sadar tidak sadar, mau tidak mau.
Makanya kan orang-orang tua selalu mengingatkan kita untuk hati2 dalam memilih teman, pilihlah teman yang membawamu ke hal positif. Itu karena, teman2 kita akan mempengaruhi kepribadian kita, apalagi kalau usia kita masih belia, masih mencari jati diri.
Kalau dipikir2 lagi, banyak sekali hal-hal yang saya pelajari dari lingkungan saya selama ini. Teman saya Elsa, mengajarkan saya untuk supel, untuk menghargai persahabatan. Teman saya Ibnu, mengajarkan saya untuk selalu percaya pada orang yang kita sayangi, meski terpisah sejauh apapun, meski tak berbicara selama apapun. Teman saya Kha2, mengajarkan saya untuk menjadi pendengar yang baik, untuk diam dan memperhatikan saat ada orang lain yang ingin bercerita. Teman saya Kiky, mengajarkan saya untuk mencintai diri sendiri, apapun yang terjadi. Dan masih banyaaak lagi yang tentunya tidak bisa disebutkan satu persatu.
Meski mungkin ga sejago mereka, paling gak gue sedikit mencuri ilmunya. hehe hehe. Jadi ga sabar ketemu orang2 baru yang lainnya, udah lama ga ketemu seseorang yang WOW lagi ni *tanpa bermaksud meremehkan yang sudah ada*.
Gue jadi bertanya2, apakah mereka juga belajar sesuatu dari gue tanpa gue sadari? semoga mereka juga mendapat sesuatu ya, apapun itu pasti berguna :)).
**hertya**
Tidak ada komentar:
Posting Komentar