Beberapa minggu ini, gue sedang kehabisan ide untuk menulis. Sekarang juga lagi ga ada ide nulis sih, tapi berasa sia2 aja udah ada wifi masa ga diisi cuma gara2 ga ada ide?? emangnya lo pikir duit dateng darimanaaa, Hertya Andriani??!!! bulu keteeekk??!! HAH?! HAH?! *sok2 memarahi diri sendiri*. Makanya, sekarang memutuskan untuk menulis apa saja yang terlintas di kepala begitu tangan ini menyentuh tuts keyboard laptop.
Sebenernya, selama ini ada banyak ide melintas di kepala, tentang rutinitas baru gue setelah jauh dari dia, cerita di kantor gue (ngeselin sih, kapan2 diceritain), tentang gue yang dari kecil lebih suka malam daripada siang tapi sekarang kok malah kebalikannya?? (wooo apakah ini pertanda akan sesuatuu?? *ngarep*), dan masih banyak lagi. Tapi selalu saja, begitu buka laptop, buka blog, semua ide langsung berasa ga asoy lagi.
See? saking garingnya, gue bahkan menggunakan kata ‘asoy’, gue yakin sahabat gue tercinta Mas I(bnu) akan mengernyitkan dahi tanda jijik begitu mendengarnya. Elsa juga bakal memberikan ekspresi yang setipe kayaknya. hahahaha. Kangen mereka berdua dan yang lainnya deh, kepret ah T-T.
Sekarang gue akan bercerita tentang hal2 yang gue pikirkan akhir2 ini. Ada beberapa pemikiran yang menurut gue bagus untuk dibagi meski sebenarnya gue agak2 gengsi kalo sampe ketahuan gue memikirkan hal-hal seperti ini T-T, karena nun jauh di alam bawah sadar gue tahu yang gue pikirkan ini ga penting. Tapi yasudahlah secara lagi berusaha menstimulasi semangat menulis kembali, diceritakan saja.
Yang pertama,
Gue sunggguh suka dengan lagu Robin Thicke yang “The Sweetest Love”. Akan kupakai saat pernikahan gue nanti (kalo nikah), entah buat apa, bisa diputar pas acara, jadi lagu yang suami gue nyanyikan buat gue (kalo bisa nanyi, kalo ga bisa ga usah, suruh main kecrekan aja di pojok biar gue yang nyanyi *hahaha*), atau cukup jadi salah satu lagu di souvenir nikahan gue nanti
(sudah bisa ditebak souvenirnya apa?).
I got the sweetest love, there ain’t nothing sweeter,
I got the sweetest love, can’t nothing beat it.
There ain’t nothing sweeter…
huaa baguuusss
aku lumeeerr…!!
Yang kedua,
Gue sungguh berpikir bahwa, di dunia ini ga ada yang namanya “dewasa”. Setiap manusia itu dilahirkan egois, childish, rapuh, penuh penyesalan, dan selalu ragu atas semua yang mereka lakukan, dan mereka akan terus begitu sampai kapanpun. Jika ada manusia yang terlihat tidak memiliki semua kualitas itu, itu bukan karena sifat itu sudah berhasil mereka lenyapkan, tapi mereka memutuskan untuk tidak memperlihatkannya. Mereka sudah cukup berpengalaman, mereka pandai mengendalikan diri, dan mereka tahu bahwa sifat2 itu tidak baik untuk diperlihatkan, untuk berbagai macam alasan.
Itulah yang mereka selalu lakukan dan yang selalu dielu2kan sebagai “dewasa”. :))
Yang ketiga,
Snow White bajunya norak. Ada yang berpikir sama gak? -_-.
Horeee akhirnya nulis jugaaaa :D. nantikan postingan berikutnya sodara sodariii…!!
--TYA--