Kamis, 11 Desember 2008

MAMpus

guys, the hardest part for being me adalah, kenyataan bahwa saat gue terganggu dengan suatu pikiran, gue akan makan. Gue butuh mengunyah apapun dalam jumlah besar dan tak berhenti.

Dan unfortunately, tubuh gue tidak memiliki metabolisme selancar itu, jadi sebagian besar akan tertumpuk sebagai lemak -_-.

Iya. Gue gampang banget naik berat badan, tapi turunnya susah kayak setan.

uhuuu… maaf atas kekasaran yang terjadi. tapi segitu sedihnya sampe aku ingin tenggelam jauh di laut Aru… ufuk barat… garis khatulistiwa… apalah itu… Gue tahu bahwa setelah libur kemaren + stress2 gara2 masalah kemaren, berat badan hertya andriani akan naik gila, dan daripada menggila gue mendingan menggendut (pembelaan bagus), makanya selama beberapa saat gue beneran kayak musuhan sama timbangan, gak berani menerima kenyataan dan gak mau pusing mikirin soal itu sekarang.

Tapi hari ini, gue sudah cukup fresh dan akkhirnya memutuskan untuk memberanikan diri melihatnya, dan sekarang gue menyesal dunia akhirat. Ahuuu… ibuuuuuu…. T-T para penonton…. bapakbapak, ibuibu, adikadik, semuanya, itu menjelaskan kenapa lengan gue membantal dan nafas gue memendek semingguan ini. Karena naiknya parah bow, gue kayak kembali ke berat tingkat I, gitu. nangis darah gue. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA *guling guling guling*. Semua salah lontong sayur! salah tekwan! (hidangan khas pas kumpul keluarga) salah opor ayam super enak itu! (favorit) salah kue lapis legit! (favorit) AAAAAAAAAAA…. T-T.

Since saat ini gue sudah bisa berpikir lebih jernih soal masalah2 gue. Gue mesti diet (dan menghindari masalah lain, atau diet akan gagal).

Please, jangan ada yang ngomong “fisik bukan masalah, just be yourself” coz’ right now, I’m not buying any of it. Saat ini cuma kepengen didukung, tanpa kepengen diingetin kegagalan2 sebelumnya atau dikasih solusi lainnya atau betapa gue overreact tentang ini. Saat ini, gue cuma butuh panik dan mendramatisir T-T.

Huaaaaa, kembalikan berat badanku,,,,,, kembalikaaaaan….!!!! rahmatnya cukup diampuni dosa aja, gak perlu diberikan lemak jugaaa… T-T

Tya Yang Kangen Dulu

Tidak ada komentar: