Beberapa hari ini, gue banyak berpikir soal kesalahan.
Salah menjawab pertanyaan orang, salah memasukkan takaran garam ke makanan yang sedang dimasak, salah dalam perkataan, salah memilih jalan, salah memilih, menikah dengan orang yang salah (glek!), dan masih banyak lagi.
Semuanya bisa digolongkan sebagai satu hal, yaitu sebagai kesalahan dalam mengambil keputusan. Dan karena ini semua masalah pilihan, maka tidak ada yang benar2 salah ataupun benar, semua ada sisi puas dan sisi sesal-nya. Yang membedakan adalah, kadar penyesalan dari tiap kesalahan yang kita buat dan sejauh mana kita belajar dari kesalahan itu.
Senin, 22 Desember 2008
Jumat, 19 Desember 2008
run..run..runaway..
Setelah mengeluarkan uneg2 di postingan sebelumnya, meracau2 emosional, nangis2 bombay sepuasnya, mengeluarkan kebusukan2 yang ada di kepala, akhirnya ide menulis gue muncul lagi.
Rupanya dari kemaren itu, ide mampet gara2 ada yang dipikirin dan gak diungkapkan, toh :). Ternyata isi otak gue persis selang ya, sekali ada yang mampet, ya untuk seterusnya, gak ada yang bisa dikeluarin, dan kalo dibiarin lama2 mampet, bisa2 pecah, efeknya jadi berkali2 lipat deh. Payah nih, hahaha.
Sori ya pembaca, blogger juga manusia, gak selamanya seneng2 aja :D.
Sudah2, mari kita mulai membahas yang serius. hehehe.
Kalian pernah melarikan diri dari masalah?
Saya pernah. Bahkan saat ini saya sedang melarikan diri dari banyak masalah. Dari yang besar, yang kecil, saya berusaha menekankan pada diri saya sendiri, menit ini dan menit berikutnya, bahwa saya sedang dalam state bebas masalah.
Caranya? Bisa macem2. Tergantung mood dan ketersediaan hiburan saja. Kalo gak nonton film, nyanyi2 heboh di kamar, atau pilihan terburuk sekaligus terampuh : tidur dan makan. (Sial nih yang terakhir merusak banget -_-. hahaha)
Dari kecil hingga dewasa, saya selalu mendengar nasehat senada, jangan pernah melarikan diri dari masalah, hadapi dengan berani dan selesaikan. Tapi menurut saya, kadang, melarikan diri dari masalah itu merupakan pilihan yang terbaik, dengan syarat, kita mencari pelarian yang benar dan tahu kapan harus kembali ke kenyataan untuk menyelesaikannya.
Kalau misalnya semua masalah yang terjadi bisa diibaratkan kayak pertanyaan di tugas Sejarah waktu jaman sekolah, pasti enak banget ya. Ada pertanyaan, cari jawaban dari buku teks , nyontek2, selesai deh. Wih, gak akan ada keriput atau jerawat.
Tapi sayang, menyelesaikan masalah kadang bisa diibaratkan seperti memasak, kita harus kumpulkan semua bahan yang dibutuhkan, memastikan semuanya dalam kondisi yang bagus, melakukannya dengan benar, untuk menghasilkan masakan yang kita inginkan. Satu saja ada bahan yang kurang, atau busuk, atau ada tahapan memasak yang tidak dilakukan dengan benar, kacaulah acara masak memasak kita.
Begitu pula dengan masalah, kadang, ada bahan yang tidak kita miliki untuk menyelesaikannya. Entah itu kesabaran, pengertian, simpati, kepercayaan diri, dan masih banyak lagi. Dan dimana tepatnya kita bisa mencari bahan2 tersebut? tidak ada yang bisa memberitahu dengan pasti. Tak bisa dipinjam, tak bisa dibeli. Seringkali, bahan2 tersebut datang dengan sendirinya, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman.
Kalau bahan2 belum lengkap, tahapan masak belum ketahuan, gimana mau memasak dengan benar? :).
Gak ada cara lain selain mem-pending-nya kan?. Simpan semua bahan di dalam hati dan otak, bina hubungan baik dengan orang2 yang terkait (kalau masalahnya dengan orang lain), jangan menutup diri untuk seterusnya hanya gara2 masalah ini, cari kesibukan lain, dan lihatlah, dalam hitungan tahun, bahkan bulan, kita sudah cukup bekal untuk berjuang kembali.
Dan percayalah, saat waktu kita untuk menyelesaikannya tiba, kita akan terkejut dengan kenyataan bahwa kali ini, kita bisa melakukannya dengan sangat baik, dan terheran2 kenapa dulu terasa begitu sulit di hati. hahahaha.
(yeah, well. ngomong memang gampang. prakteknya yang susah. mumpung lagi waras, saya omongin aja lah ya, lumayan bisa buat ngingetin)
__________________________
TYA yang MASIH gundah gulana,hueheueehue
Rupanya dari kemaren itu, ide mampet gara2 ada yang dipikirin dan gak diungkapkan, toh :). Ternyata isi otak gue persis selang ya, sekali ada yang mampet, ya untuk seterusnya, gak ada yang bisa dikeluarin, dan kalo dibiarin lama2 mampet, bisa2 pecah, efeknya jadi berkali2 lipat deh. Payah nih, hahaha.
Sori ya pembaca, blogger juga manusia, gak selamanya seneng2 aja :D.
Sudah2, mari kita mulai membahas yang serius. hehehe.
Kalian pernah melarikan diri dari masalah?
Saya pernah. Bahkan saat ini saya sedang melarikan diri dari banyak masalah. Dari yang besar, yang kecil, saya berusaha menekankan pada diri saya sendiri, menit ini dan menit berikutnya, bahwa saya sedang dalam state bebas masalah.
Caranya? Bisa macem2. Tergantung mood dan ketersediaan hiburan saja. Kalo gak nonton film, nyanyi2 heboh di kamar, atau pilihan terburuk sekaligus terampuh : tidur dan makan. (Sial nih yang terakhir merusak banget -_-. hahaha)
Dari kecil hingga dewasa, saya selalu mendengar nasehat senada, jangan pernah melarikan diri dari masalah, hadapi dengan berani dan selesaikan. Tapi menurut saya, kadang, melarikan diri dari masalah itu merupakan pilihan yang terbaik, dengan syarat, kita mencari pelarian yang benar dan tahu kapan harus kembali ke kenyataan untuk menyelesaikannya.
Kalau misalnya semua masalah yang terjadi bisa diibaratkan kayak pertanyaan di tugas Sejarah waktu jaman sekolah, pasti enak banget ya. Ada pertanyaan, cari jawaban dari buku teks , nyontek2, selesai deh. Wih, gak akan ada keriput atau jerawat.
Tapi sayang, menyelesaikan masalah kadang bisa diibaratkan seperti memasak, kita harus kumpulkan semua bahan yang dibutuhkan, memastikan semuanya dalam kondisi yang bagus, melakukannya dengan benar, untuk menghasilkan masakan yang kita inginkan. Satu saja ada bahan yang kurang, atau busuk, atau ada tahapan memasak yang tidak dilakukan dengan benar, kacaulah acara masak memasak kita.
Begitu pula dengan masalah, kadang, ada bahan yang tidak kita miliki untuk menyelesaikannya. Entah itu kesabaran, pengertian, simpati, kepercayaan diri, dan masih banyak lagi. Dan dimana tepatnya kita bisa mencari bahan2 tersebut? tidak ada yang bisa memberitahu dengan pasti. Tak bisa dipinjam, tak bisa dibeli. Seringkali, bahan2 tersebut datang dengan sendirinya, seiring berjalannya waktu dan bertambahnya pengalaman.
Kalau bahan2 belum lengkap, tahapan masak belum ketahuan, gimana mau memasak dengan benar? :).
Gak ada cara lain selain mem-pending-nya kan?. Simpan semua bahan di dalam hati dan otak, bina hubungan baik dengan orang2 yang terkait (kalau masalahnya dengan orang lain), jangan menutup diri untuk seterusnya hanya gara2 masalah ini, cari kesibukan lain, dan lihatlah, dalam hitungan tahun, bahkan bulan, kita sudah cukup bekal untuk berjuang kembali.
Dan percayalah, saat waktu kita untuk menyelesaikannya tiba, kita akan terkejut dengan kenyataan bahwa kali ini, kita bisa melakukannya dengan sangat baik, dan terheran2 kenapa dulu terasa begitu sulit di hati. hahahaha.
(yeah, well. ngomong memang gampang. prakteknya yang susah. mumpung lagi waras, saya omongin aja lah ya, lumayan bisa buat ngingetin)
__________________________
TYA yang MASIH gundah gulana,hueheueehue
Selasa, 16 Desember 2008
I wish i knew that someone so fine to me was wandering around me, all those years.
I wish i knew who you are, before you met me, before i met you.
I wish i loved you, before i breathed the air for the first time, before I said my first word .
I wish i knew, I wish i knew you before.
Pernah gak ngerasa nyesel karena gak mengenal seseorang cukup lama? bertemu orang yang bener2 menarik dan sedikit menyesal kenapa universe tidak mempertemukan kalian lebih cepat? berandai2 kalau saja kalian bertemu lebih cepat, pasti akan banyak sekali hal tentang orang itu yang akan lo ketahui dan itu rasanya pasti menyenangkan? pernah?
….rasanya ngeselin ya,,,
Keselnya jadi tambah berlipat2, kalo elo bertemu pihak lain yang notabene lo nilai ‘tidak dekat’ dengan orang tersebut dan entah kenapa kok dia mulai menyebut2 fakta tentang si orang itu yang tidak lo ketahui.
Dan kembali, gue berharap, gue hadir 5 menit lebih cepat. Gue kenal dia beberapa tahun lebih cepat. Gue berharap gue satu sekolah, mungkin bisa sekelas. Gue berharap seandainya gue ada waktu orang itu krisis kepercayaan diri di masa remajanya, waktu masih norak2nya. Gue berharap, gue ada disana saat momen2 penting dia. Bahkan, gue berharap gue ada disana pas kelahirannya, even gue juga mungkin masih gak notice dia ada, yang penting masih bisa berbangga2 di masa sekarang, dengan berkata : “oh gue ada disana loh, pas lo lahir, cuma beda lantai aja, nyokap lo lagi di ruang bersalin, nyokap gue lagi cek kehamilan di poliklinik, lagi hamil gua.”
…hahahaha. yang terakhir freak, lupakan deh, anggep gue gak ngomong. -_-.
Pokoknya, gak tau kenapa, kepengen aja. Entah ini obsesif, atau posesif, apa normalnya orang lagi tertarik sama orang lain, ada banyak hal yang kepengen gue tau dan sangat2 gue sesali karena tentu saja gue gak bisa tau karena momen2nya dah lewat. Dan kalau lagi kayak gitu, cuma bisa senyum2 miris sambil mengalihkan perhatian, karena rasa keselnya gak kunjung ilang.
Kadang berasa konyol karena harus kesel untuk hal yang gak terlalu penting kayak gini.
tapi ya, kalo emang beneran kesel mau gimana lagi -_-.
i wish i knew you, i wish i knew you before
I wish i knew who you are, before you met me, before i met you.
I wish i loved you, before i breathed the air for the first time, before I said my first word .
I wish i knew, I wish i knew you before.
Pernah gak ngerasa nyesel karena gak mengenal seseorang cukup lama? bertemu orang yang bener2 menarik dan sedikit menyesal kenapa universe tidak mempertemukan kalian lebih cepat? berandai2 kalau saja kalian bertemu lebih cepat, pasti akan banyak sekali hal tentang orang itu yang akan lo ketahui dan itu rasanya pasti menyenangkan? pernah?
….rasanya ngeselin ya,,,
Keselnya jadi tambah berlipat2, kalo elo bertemu pihak lain yang notabene lo nilai ‘tidak dekat’ dengan orang tersebut dan entah kenapa kok dia mulai menyebut2 fakta tentang si orang itu yang tidak lo ketahui.
Dan kembali, gue berharap, gue hadir 5 menit lebih cepat. Gue kenal dia beberapa tahun lebih cepat. Gue berharap gue satu sekolah, mungkin bisa sekelas. Gue berharap seandainya gue ada waktu orang itu krisis kepercayaan diri di masa remajanya, waktu masih norak2nya. Gue berharap, gue ada disana saat momen2 penting dia. Bahkan, gue berharap gue ada disana pas kelahirannya, even gue juga mungkin masih gak notice dia ada, yang penting masih bisa berbangga2 di masa sekarang, dengan berkata : “oh gue ada disana loh, pas lo lahir, cuma beda lantai aja, nyokap lo lagi di ruang bersalin, nyokap gue lagi cek kehamilan di poliklinik, lagi hamil gua.”
…hahahaha. yang terakhir freak, lupakan deh, anggep gue gak ngomong. -_-.
Pokoknya, gak tau kenapa, kepengen aja. Entah ini obsesif, atau posesif, apa normalnya orang lagi tertarik sama orang lain, ada banyak hal yang kepengen gue tau dan sangat2 gue sesali karena tentu saja gue gak bisa tau karena momen2nya dah lewat. Dan kalau lagi kayak gitu, cuma bisa senyum2 miris sambil mengalihkan perhatian, karena rasa keselnya gak kunjung ilang.
Kadang berasa konyol karena harus kesel untuk hal yang gak terlalu penting kayak gini.
tapi ya, kalo emang beneran kesel mau gimana lagi -_-.
i wish i knew you, i wish i knew you before
Senin, 15 Desember 2008
Sebuah Gejala
2 mingguan ini lagi menjalani tabiat aneh dan sekarang entah kenapa lama2 jadi kebiasaan, yaitu :
Gue akhir2 ini males tidur,,
Beda dengan insomnia yang memang ga bisa tidur, ini gue bisa tidur, kalo ketemu bantal langsung gue terbang ke pulau kapuk, tapi gak kepengen aja. Berasa tidur itu menyia2kan waktu.
freak kan?.
Sekarang gara2 perilaku aneh ini, tidur gue jadi ga beres. kepala jadi sakit2 dan badan rasanya lemes. tapi tetep aja ga mau tidur. Cuma tidur kalo udah bener2 emang ga ada yang bisa dikerjain selain tidur (misal : di kantor. hahaha) atau emang berasa udah segitu capeknya ampe gak konsen dan gak bisa dibawa ngerjain kegiatan apapun.
Ada yang pernah atau sedang mengalami gejala yang sama ma gue? ini gejala ada nama kerennya gak sih?
Gue harap gue malas makan, hehehe
(TyNdut)
Gue akhir2 ini males tidur,,
Beda dengan insomnia yang memang ga bisa tidur, ini gue bisa tidur, kalo ketemu bantal langsung gue terbang ke pulau kapuk, tapi gak kepengen aja. Berasa tidur itu menyia2kan waktu.
freak kan?.
Sekarang gara2 perilaku aneh ini, tidur gue jadi ga beres. kepala jadi sakit2 dan badan rasanya lemes. tapi tetep aja ga mau tidur. Cuma tidur kalo udah bener2 emang ga ada yang bisa dikerjain selain tidur (misal : di kantor. hahaha) atau emang berasa udah segitu capeknya ampe gak konsen dan gak bisa dibawa ngerjain kegiatan apapun.
Ada yang pernah atau sedang mengalami gejala yang sama ma gue? ini gejala ada nama kerennya gak sih?
Gue harap gue malas makan, hehehe
(TyNdut)
Kamis, 11 Desember 2008
MAMpus
guys, the hardest part for being me adalah, kenyataan bahwa saat gue terganggu dengan suatu pikiran, gue akan makan. Gue butuh mengunyah apapun dalam jumlah besar dan tak berhenti.
Dan unfortunately, tubuh gue tidak memiliki metabolisme selancar itu, jadi sebagian besar akan tertumpuk sebagai lemak -_-.
Iya. Gue gampang banget naik berat badan, tapi turunnya susah kayak setan.
uhuuu… maaf atas kekasaran yang terjadi. tapi segitu sedihnya sampe aku ingin tenggelam jauh di laut Aru… ufuk barat… garis khatulistiwa… apalah itu… Gue tahu bahwa setelah libur kemaren + stress2 gara2 masalah kemaren, berat badan hertya andriani akan naik gila, dan daripada menggila gue mendingan menggendut (pembelaan bagus), makanya selama beberapa saat gue beneran kayak musuhan sama timbangan, gak berani menerima kenyataan dan gak mau pusing mikirin soal itu sekarang.
Tapi hari ini, gue sudah cukup fresh dan akkhirnya memutuskan untuk memberanikan diri melihatnya, dan sekarang gue menyesal dunia akhirat. Ahuuu… ibuuuuuu…. T-T para penonton…. bapakbapak, ibuibu, adikadik, semuanya, itu menjelaskan kenapa lengan gue membantal dan nafas gue memendek semingguan ini. Karena naiknya parah bow, gue kayak kembali ke berat tingkat I, gitu. nangis darah gue. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA *guling guling guling*. Semua salah lontong sayur! salah tekwan! (hidangan khas pas kumpul keluarga) salah opor ayam super enak itu! (favorit) salah kue lapis legit! (favorit) AAAAAAAAAAA…. T-T.
Since saat ini gue sudah bisa berpikir lebih jernih soal masalah2 gue. Gue mesti diet (dan menghindari masalah lain, atau diet akan gagal).
Please, jangan ada yang ngomong “fisik bukan masalah, just be yourself” coz’ right now, I’m not buying any of it. Saat ini cuma kepengen didukung, tanpa kepengen diingetin kegagalan2 sebelumnya atau dikasih solusi lainnya atau betapa gue overreact tentang ini. Saat ini, gue cuma butuh panik dan mendramatisir T-T.
Huaaaaa, kembalikan berat badanku,,,,,, kembalikaaaaan….!!!! rahmatnya cukup diampuni dosa aja, gak perlu diberikan lemak jugaaa… T-T
Tya Yang Kangen Dulu
Dan unfortunately, tubuh gue tidak memiliki metabolisme selancar itu, jadi sebagian besar akan tertumpuk sebagai lemak -_-.
Iya. Gue gampang banget naik berat badan, tapi turunnya susah kayak setan.
uhuuu… maaf atas kekasaran yang terjadi. tapi segitu sedihnya sampe aku ingin tenggelam jauh di laut Aru… ufuk barat… garis khatulistiwa… apalah itu… Gue tahu bahwa setelah libur kemaren + stress2 gara2 masalah kemaren, berat badan hertya andriani akan naik gila, dan daripada menggila gue mendingan menggendut (pembelaan bagus), makanya selama beberapa saat gue beneran kayak musuhan sama timbangan, gak berani menerima kenyataan dan gak mau pusing mikirin soal itu sekarang.
Tapi hari ini, gue sudah cukup fresh dan akkhirnya memutuskan untuk memberanikan diri melihatnya, dan sekarang gue menyesal dunia akhirat. Ahuuu… ibuuuuuu…. T-T para penonton…. bapakbapak, ibuibu, adikadik, semuanya, itu menjelaskan kenapa lengan gue membantal dan nafas gue memendek semingguan ini. Karena naiknya parah bow, gue kayak kembali ke berat tingkat I, gitu. nangis darah gue. AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA *guling guling guling*. Semua salah lontong sayur! salah tekwan! (hidangan khas pas kumpul keluarga) salah opor ayam super enak itu! (favorit) salah kue lapis legit! (favorit) AAAAAAAAAAA…. T-T.
Since saat ini gue sudah bisa berpikir lebih jernih soal masalah2 gue. Gue mesti diet (dan menghindari masalah lain, atau diet akan gagal).
Please, jangan ada yang ngomong “fisik bukan masalah, just be yourself” coz’ right now, I’m not buying any of it. Saat ini cuma kepengen didukung, tanpa kepengen diingetin kegagalan2 sebelumnya atau dikasih solusi lainnya atau betapa gue overreact tentang ini. Saat ini, gue cuma butuh panik dan mendramatisir T-T.
Huaaaaa, kembalikan berat badanku,,,,,, kembalikaaaaan….!!!! rahmatnya cukup diampuni dosa aja, gak perlu diberikan lemak jugaaa… T-T
Tya Yang Kangen Dulu
simpel tapi..
Sekedar kepengen memuntahkan apa yang kepikiran hari ini aja, kenapa sih kita ini, manusia2, cenderung suka susah/malas/lupa untuk peduli sama orang2 di sekitar kita?
Nah, cuma pengen ngingetin untuk mencoba menanyakan satu hal ini ke orang yang kalian rasa paling pantas diberi perhatian tapi paling jarang diperhatikan :
Adakah yang bisa kulakukan untuk membuatmu bahagia hari ini?
kalo terlalu ‘dangdut’ dan mau di-custom, boleh2 aja loh ya, ini cuma gue dan kejailan gue untuk mempernorak suasana *hohoho*,
coba aja kasih kalimat macam : “eh broooo…!!!! hari ini kita senang2 yuk coy, ngapain aja gue temeniin…!!!” atau “cintaaaakuuu sayangkuuuu mataharikuuuu, hari ini abang milikmu seutuhnyaaa, mau ngapain aja abang turutin..!!” *you!, back off, gue tau kalimat barusan norak, tapi ini demi keutuhan postingan*.
Untuk yang pemalu2, kalo gak bisa ngomong, cukup dengan mbawain makanan yang disuka aja, atau sekedar setor muka dan mendengarkan cerita2 mereka tanpa memotong atau memikirkan urusan lain aja, itu udah lumayan kok.
Perlu diperhatikan, esensinya disini bukan kalian makan apa, kalian pergi kemana, perhatian kalian diterima dengan baik pa gak (siapa tau ternyata dia lagi sibuk jadi gak bisa menerima ajakan kalian ato cuek).
Yang pengen ditekankan disini adalah, mengungkapkan ke mereka bahwa kalian care dan menghargai keberadaan mereka. Gue jamin, pasti mereka hepi deh. Dan gak ada salahnya kan ngebuat mereka hepi dengan mengorbankan sedikit waktu dan tenaga kalian, toh selama ini, mereka2 juga yang bikin kalian gak kesepian ;).
Semoga postingan ini membuat kalian dan orang2 yang kalian sayangi bahagia pembaca,
MuachMuach,
BONAKUBONAMU
Nah, cuma pengen ngingetin untuk mencoba menanyakan satu hal ini ke orang yang kalian rasa paling pantas diberi perhatian tapi paling jarang diperhatikan :
Adakah yang bisa kulakukan untuk membuatmu bahagia hari ini?
kalo terlalu ‘dangdut’ dan mau di-custom, boleh2 aja loh ya, ini cuma gue dan kejailan gue untuk mempernorak suasana *hohoho*,
coba aja kasih kalimat macam : “eh broooo…!!!! hari ini kita senang2 yuk coy, ngapain aja gue temeniin…!!!” atau “cintaaaakuuu sayangkuuuu mataharikuuuu, hari ini abang milikmu seutuhnyaaa, mau ngapain aja abang turutin..!!” *you!, back off, gue tau kalimat barusan norak, tapi ini demi keutuhan postingan*.
Untuk yang pemalu2, kalo gak bisa ngomong, cukup dengan mbawain makanan yang disuka aja, atau sekedar setor muka dan mendengarkan cerita2 mereka tanpa memotong atau memikirkan urusan lain aja, itu udah lumayan kok.
Perlu diperhatikan, esensinya disini bukan kalian makan apa, kalian pergi kemana, perhatian kalian diterima dengan baik pa gak (siapa tau ternyata dia lagi sibuk jadi gak bisa menerima ajakan kalian ato cuek).
Yang pengen ditekankan disini adalah, mengungkapkan ke mereka bahwa kalian care dan menghargai keberadaan mereka. Gue jamin, pasti mereka hepi deh. Dan gak ada salahnya kan ngebuat mereka hepi dengan mengorbankan sedikit waktu dan tenaga kalian, toh selama ini, mereka2 juga yang bikin kalian gak kesepian ;).
Semoga postingan ini membuat kalian dan orang2 yang kalian sayangi bahagia pembaca,
MuachMuach,
BONAKUBONAMU
SAHABAT??
beberapa hari ini gue bener2 kangen sama sahabat2 gue..
kemana kalian semuaaaa..
btw, apa sih sahabat itu, gimana sih sahabat itu?!
_______SAHABAT_________
adalah orang yang mengatakan pada lo, “how could you be so SMART, sih?” dengan tampang dan suara sinis, saat lo melakukan perbuatan bodoh yang sama untuk kesekian kalinya. Tapi lo gak merasa tertekan, marah atau terhina karena dia berkata seperti itu, malah seneng dan ngerasa lucu aja, ga tau kenapa.
adalah orang yang mau ngomongin apapun pasti ditanggapin dengan “AH GUE TAU, IYA BENER ABIS”, dan berakhir dengan ketawa2 gila.
adalah orang yang kemarin marah pas lo gangguin, bahkan mengusir lo masuk kamar, tapi hari ini udah baik-baik lagi, bahkan nawarin martabak keju susu dan merekomendasikan obat jerawatnya Face Shop.
adalah orang yang pas dipanggil ‘GENDUT’, ‘JELEK’, ‘DODOL’ malah menengok dengan penuh senyum.
adalah orang yang bertanya dengan frontal, “lo ga mau gue anter karena emang ga perlu atau karena lo ga enak nyusain gue?”, setelah lo menolak bantuannya untuk mengantar lo ke suatu tempat naik motor karena lo keseleo ga bisa jalan. dan lo ga bisa bohong dengan dia, jadi menjawab dengan “takut nyusain. hehehe”. dan akhirnya dibalas dengan “bego. siap2 sana, 10 menit lagi gue nyampe kosan lo“.
adalah orang yang sudah jelas tidak cocok sama lo babar pisan, tapi tetep aja ga pernah nyerah untuk cari solusi gimana supaya bisa tetep bertemen dengan enak. Bahkan sampai pada keputusan “kita sobatan, tapi ga usah sering2 interaksi, biar ga berantem.”. persahabatan yang aneh.
adalah orang yang berusaha tetep sabar biarpun lo suka nyanyi keras2 di kamar mandi yang mana itu sebelah kamar dia.
adalah orang yang meski udah lo cuekin abis-abisan, telpon suka males ngangkat, sms suka lupa baca, tetep aja kalo lagi ada waktu senggang dia akan menghubungi lo dan ngajak jalan.
adalah orang yang waktu lo sakit bulanan mampus, lo telpon cuma buat minta tolong beliin feminax, padahal kosannya jauh. ga tau kenapa pas sakit, yang lo percaya bakal dateng dan nolongin cuma dia.
adalah orang yang mendatangi lo secara khusus dan berkata “gue denger lo ada masalah? kok gak cerita ma gue sih? gue kecewa ma lo.” dan gak akan berhenti bertanya sebelum lo bercerita.
adalah orang yang bisa lo ajak nyanyi lagu2 jijik semacam “Belah Duren”atau “Gantengnya Pacarku” di tempat umum tanpa malu-malu.
adalah orang yang bisa membuat lo mencintai diri lo sendiri, hanya dengan bersamanya.
’SAHABAT’ menurut kalian?
______Tya______
kemana kalian semuaaaa..
btw, apa sih sahabat itu, gimana sih sahabat itu?!
_______SAHABAT_________
adalah orang yang mengatakan pada lo, “how could you be so SMART, sih?” dengan tampang dan suara sinis, saat lo melakukan perbuatan bodoh yang sama untuk kesekian kalinya. Tapi lo gak merasa tertekan, marah atau terhina karena dia berkata seperti itu, malah seneng dan ngerasa lucu aja, ga tau kenapa.
adalah orang yang mau ngomongin apapun pasti ditanggapin dengan “AH GUE TAU, IYA BENER ABIS”, dan berakhir dengan ketawa2 gila.
adalah orang yang kemarin marah pas lo gangguin, bahkan mengusir lo masuk kamar, tapi hari ini udah baik-baik lagi, bahkan nawarin martabak keju susu dan merekomendasikan obat jerawatnya Face Shop.
adalah orang yang pas dipanggil ‘GENDUT’, ‘JELEK’, ‘DODOL’ malah menengok dengan penuh senyum.
adalah orang yang bertanya dengan frontal, “lo ga mau gue anter karena emang ga perlu atau karena lo ga enak nyusain gue?”, setelah lo menolak bantuannya untuk mengantar lo ke suatu tempat naik motor karena lo keseleo ga bisa jalan. dan lo ga bisa bohong dengan dia, jadi menjawab dengan “takut nyusain. hehehe”. dan akhirnya dibalas dengan “bego. siap2 sana, 10 menit lagi gue nyampe kosan lo“.
adalah orang yang sudah jelas tidak cocok sama lo babar pisan, tapi tetep aja ga pernah nyerah untuk cari solusi gimana supaya bisa tetep bertemen dengan enak. Bahkan sampai pada keputusan “kita sobatan, tapi ga usah sering2 interaksi, biar ga berantem.”. persahabatan yang aneh.
adalah orang yang berusaha tetep sabar biarpun lo suka nyanyi keras2 di kamar mandi yang mana itu sebelah kamar dia.
adalah orang yang meski udah lo cuekin abis-abisan, telpon suka males ngangkat, sms suka lupa baca, tetep aja kalo lagi ada waktu senggang dia akan menghubungi lo dan ngajak jalan.
adalah orang yang waktu lo sakit bulanan mampus, lo telpon cuma buat minta tolong beliin feminax, padahal kosannya jauh. ga tau kenapa pas sakit, yang lo percaya bakal dateng dan nolongin cuma dia.
adalah orang yang mendatangi lo secara khusus dan berkata “gue denger lo ada masalah? kok gak cerita ma gue sih? gue kecewa ma lo.” dan gak akan berhenti bertanya sebelum lo bercerita.
adalah orang yang bisa lo ajak nyanyi lagu2 jijik semacam “Belah Duren”atau “Gantengnya Pacarku” di tempat umum tanpa malu-malu.
adalah orang yang bisa membuat lo mencintai diri lo sendiri, hanya dengan bersamanya.
’SAHABAT’ menurut kalian?
______Tya______
Selasa, 09 Desember 2008
ANEH
hidup itu aneh,
dari sekian banyak orang yang kau beri perhatian dan kasih sayang.
dari sekian banyak orang yang kau beri kritik dan saran.
dari sekian banyak orang yang kau hibur dan kau berikan senyum terbaikmu.
dari sekian banyak orang yang kau awasi dan semangati setiap langkahnya.
dari sekian banyak orang yang kau perbolehkan untuk bersandar di bahumu dan mendengarnya bercerita dari pagi hingga petang.
dari sekian banyak orang yang takut kau kecewakan dan membuatnya menangis.
dari sekian banyak orang yang membangunkan kau di waktu tidurmu untuk sekedar berkeluh kesah, mencari perlindungan.
dari sekian banyak orang yang kau inginkan bahagia.
dari sekian banyak orang yang melewati sedih dan senang bersamamu dan menikmati setiap tetes keringat dan airmata.
dari sekian banyak orang yang kau inginkan tahu mengenai setiap kisahmu dan begitu juga dengan kisahnya.
ada satu orang yang kau inginkan mendapat itu semua. semua, tanpa kurang suatu apapun, lebih dibanding yang lainnya. dengan cuma-cuma.
padahal kau tidak mengenalnya. padahal dia tidak mengenalmu. padahal kau tidak diminta. padahal dia tidak meminta.
hanya merasa harus dilakukan saja. hanya merasa senang dan puas saat bisa melakukannya. kodrat dan martabat bukan alasan untuk membuatmu mundur.
padahal, kau tidak tahu ada apa di ujung sana. padahal kau tahu bahwa dia mungkin membawa pisau yang sewaktu-waktu bisa dihujamkan di dadamu, meninggalkan bekas luka tambahan.
dan dari segala resiko dan kengerian yang menghadang. kau-pun berkata dengan lantang :
‘dihujampun tak apa.’
‘lebih baik begitu daripada menyesal saat tahu diri ini bahkan tak mencoba berbuat apa-apa.’
‘lebih baik begitu daripada menyesal saat suatu hari kau tahu dia terpuruk dan kau tak dapat membekalinya apa-apa.’
‘kalaulah memang dia tak membutuhkan bantuanku, paling tidak kisahku ini akan membantunya untuk berpikir tenang, saat untuk pertama atau kesekian kalinya dia mengenal cinta.’
‘dan itu hanyalah suatu caraku untuk meninggalkan jejak di hatinya’
dari sekian banyak orang yang kau beri perhatian dan kasih sayang.
dari sekian banyak orang yang kau beri kritik dan saran.
dari sekian banyak orang yang kau hibur dan kau berikan senyum terbaikmu.
dari sekian banyak orang yang kau awasi dan semangati setiap langkahnya.
dari sekian banyak orang yang kau perbolehkan untuk bersandar di bahumu dan mendengarnya bercerita dari pagi hingga petang.
dari sekian banyak orang yang takut kau kecewakan dan membuatnya menangis.
dari sekian banyak orang yang membangunkan kau di waktu tidurmu untuk sekedar berkeluh kesah, mencari perlindungan.
dari sekian banyak orang yang kau inginkan bahagia.
dari sekian banyak orang yang melewati sedih dan senang bersamamu dan menikmati setiap tetes keringat dan airmata.
dari sekian banyak orang yang kau inginkan tahu mengenai setiap kisahmu dan begitu juga dengan kisahnya.
ada satu orang yang kau inginkan mendapat itu semua. semua, tanpa kurang suatu apapun, lebih dibanding yang lainnya. dengan cuma-cuma.
padahal kau tidak mengenalnya. padahal dia tidak mengenalmu. padahal kau tidak diminta. padahal dia tidak meminta.
hanya merasa harus dilakukan saja. hanya merasa senang dan puas saat bisa melakukannya. kodrat dan martabat bukan alasan untuk membuatmu mundur.
padahal, kau tidak tahu ada apa di ujung sana. padahal kau tahu bahwa dia mungkin membawa pisau yang sewaktu-waktu bisa dihujamkan di dadamu, meninggalkan bekas luka tambahan.
dan dari segala resiko dan kengerian yang menghadang. kau-pun berkata dengan lantang :
‘dihujampun tak apa.’
‘lebih baik begitu daripada menyesal saat tahu diri ini bahkan tak mencoba berbuat apa-apa.’
‘lebih baik begitu daripada menyesal saat suatu hari kau tahu dia terpuruk dan kau tak dapat membekalinya apa-apa.’
‘kalaulah memang dia tak membutuhkan bantuanku, paling tidak kisahku ini akan membantunya untuk berpikir tenang, saat untuk pertama atau kesekian kalinya dia mengenal cinta.’
‘dan itu hanyalah suatu caraku untuk meninggalkan jejak di hatinya’
Kamis, 04 Desember 2008
yAn9 MaNa?!
Mumpung mood dan situasinya lagi pas, dan dari pengalaman, gak ada tulisan yang lebih nampol daripada yang ditulis dengan hati *ceilah*, gue akan berbagi apa yang gue temukan for the last months ini .
Akhir2 ini gue mulai memikirkan, orang seperti apa yang sebaiknya lo cari untuk pasangan hidup.
Well, tentu lo akan mencari yang bener2 bisa melengkapi lo seutuhnya, tapi seperti apa yang lo katakan ‘melengkapi lo seutuhnya’? apakah yang sebagian besar mirip dengan lo, dalam artian, hobi sama, jalan pikiran sama, kebutuhan utama dalam hidup sama?
atau seseorang yang memiliki hal-hal yang gak lo miliki, seseorang yang bisa lo katakan sangat berlawanan dari lo?
yang mana?
gue yakin setiap orang akan menjawab sesuai dengan tipe orang yang mereka cintai saat ini, jadi mungkin pembicaraan ini saya asumsikan hanya dibaca oleh kaum unfortunately-single-and-still-happy (or should i say, trying to be happy?). hehehe. coba pikirkan, yang mana?
Gue tahu, asal ada cinta, semua beres *duh kalimatnya*. karena cinta sepaket sama keinginan untuk selalu bersama, dan itu berarti usaha untuk mencocokkan diri dan bertahan, seberat apapun itu. Bahkan dalam hubungan paling harmonis sekalipun, selalu ada konflik dan hubungan terburuk sekalipun, bukan gak mungkin hanya merupakan proses menuju true love, bisa disimpulkan, gak ada yang pasti dalam cinta.
Tapi, cinta gak selalu ada dan cinta gak selalu sempurna, ada kalanya kita diuji dengan cinta yang masih itik atau cinta yang sudah mulai memudar, dan saat itu terjadi, kita disarankan untuk mencintai hubungan yang ada, mencintai kesabaran untuk tahu apa yang harus dilakukan ke depannya. Kadang, kita dituntut untuk berpikir sedikit kritis guna mendapatkan kebahagiaan yang kita inginkan, dalam hal ini, tahu pasangan seperti apa yang kita ‘butuh’kan ada di samping kita, bukan yang sekedar kita ‘ingin’kan. karena kadang manusia cuma tahu apa yang mereka inginkan, tanpa mereka pernah tahu apa yang benar-benar mereka butuhkan.
jadi gue rasa, berserah diri soal jodoh itu memang harus, tapi gak ada salahnya, untuk mulai berpikir, seperti apa orang yang bener2 bisa completes you luar-dalem, karena lo gak pernah tahu kapan lo harus memilih. Dalam hal ini, saya cuma ngasi 2 pilihan, yaitu orang yang sama dan yang berlawanan, karena memang hanya itu yang kepikiran, tapi semua orang boleh punya pilihan2nya masing2 .
kalau saya sih, untuk pasangan hidup, saya yang mana aja boleh, terserah yang dikasih Allah SWT aja. Asal sama2 sayang dan terima saya apa adanya, bagi saya cukup. Dan satu lagi, dia pernah baca postingan saya ini, atau paling gak memikirkan hal yang sama sebelumnya. Jadi kalau nanti ketemu masalah2 semacam itu gak bakalan ribet,wahahaha, dannnn bisa diajak ngobrol baik2 dan mencari jalan keluar bersama , karena saya percaya, asal ada niat dan kesabaran, semua pasti bisa.
semoga postingannya berguna ya, mohon maaf kalo masih dangkal, masih hijau sih soal beginian. huahahahah.
Love,
TYA
PS : Postingan ini merupakan hasil membaca beberapa buku relationship, googling, pengalaman pribadi *hoho. (bangga*) serta ngobrol dengan orang2 dekat.
Akhir2 ini gue mulai memikirkan, orang seperti apa yang sebaiknya lo cari untuk pasangan hidup.
Well, tentu lo akan mencari yang bener2 bisa melengkapi lo seutuhnya, tapi seperti apa yang lo katakan ‘melengkapi lo seutuhnya’? apakah yang sebagian besar mirip dengan lo, dalam artian, hobi sama, jalan pikiran sama, kebutuhan utama dalam hidup sama?
atau seseorang yang memiliki hal-hal yang gak lo miliki, seseorang yang bisa lo katakan sangat berlawanan dari lo?
yang mana?
gue yakin setiap orang akan menjawab sesuai dengan tipe orang yang mereka cintai saat ini, jadi mungkin pembicaraan ini saya asumsikan hanya dibaca oleh kaum unfortunately-single-and-still-happy (or should i say, trying to be happy?). hehehe. coba pikirkan, yang mana?
Gue tahu, asal ada cinta, semua beres *duh kalimatnya*. karena cinta sepaket sama keinginan untuk selalu bersama, dan itu berarti usaha untuk mencocokkan diri dan bertahan, seberat apapun itu. Bahkan dalam hubungan paling harmonis sekalipun, selalu ada konflik dan hubungan terburuk sekalipun, bukan gak mungkin hanya merupakan proses menuju true love, bisa disimpulkan, gak ada yang pasti dalam cinta.
Tapi, cinta gak selalu ada dan cinta gak selalu sempurna, ada kalanya kita diuji dengan cinta yang masih itik atau cinta yang sudah mulai memudar, dan saat itu terjadi, kita disarankan untuk mencintai hubungan yang ada, mencintai kesabaran untuk tahu apa yang harus dilakukan ke depannya. Kadang, kita dituntut untuk berpikir sedikit kritis guna mendapatkan kebahagiaan yang kita inginkan, dalam hal ini, tahu pasangan seperti apa yang kita ‘butuh’kan ada di samping kita, bukan yang sekedar kita ‘ingin’kan. karena kadang manusia cuma tahu apa yang mereka inginkan, tanpa mereka pernah tahu apa yang benar-benar mereka butuhkan.
jadi gue rasa, berserah diri soal jodoh itu memang harus, tapi gak ada salahnya, untuk mulai berpikir, seperti apa orang yang bener2 bisa completes you luar-dalem, karena lo gak pernah tahu kapan lo harus memilih. Dalam hal ini, saya cuma ngasi 2 pilihan, yaitu orang yang sama dan yang berlawanan, karena memang hanya itu yang kepikiran, tapi semua orang boleh punya pilihan2nya masing2 .
kalau saya sih, untuk pasangan hidup, saya yang mana aja boleh, terserah yang dikasih Allah SWT aja. Asal sama2 sayang dan terima saya apa adanya, bagi saya cukup. Dan satu lagi, dia pernah baca postingan saya ini, atau paling gak memikirkan hal yang sama sebelumnya. Jadi kalau nanti ketemu masalah2 semacam itu gak bakalan ribet,wahahaha, dannnn bisa diajak ngobrol baik2 dan mencari jalan keluar bersama , karena saya percaya, asal ada niat dan kesabaran, semua pasti bisa.
semoga postingannya berguna ya, mohon maaf kalo masih dangkal, masih hijau sih soal beginian. huahahahah.
Love,
TYA
PS : Postingan ini merupakan hasil membaca beberapa buku relationship, googling, pengalaman pribadi *hoho. (bangga*) serta ngobrol dengan orang2 dekat.
SpoNtaN..
kalau ada hal yang paling saya suka di dunia, itu adalah menghabiskan waktu bersama orang2 yang saya sayangi, spontaneously.
yep, spontaneously. hehehehee.
entah sejak kapan, saya mulai sadar bahwa saya menyukai kegiatan2 yang tidak direncanakan lebih daripada yang sudah direncanakan baik2 jauh2 hari.
kenapa? karena rasanya beda, cing. ada kesan surprise-nya, ada feel-nya, ada rasa excited-nya, apalah itu. Dan, sekedar menambahkan, menurut gue, kegiatan spontan menciptakan lebih banyak kenangan manis, karena banyak sekali hal2 lucu dan konyol yang mungkin terjadi dari sebuah kegiatan spontan. dan itu….manis. hehe.
bahkan saat acara menjadi di luar harapan dan terjadi hal2 yang gak diinginkan, itu masih terasa hangat, karena kalian sedang mengalami suka dan duka bersama yang kelak bisa kalian banggakan ke orang lain ataupun diri sendiri. ^^
——————————–
mungkin karena saya berwatak sanguin kali ya. Sanguin yang konon katanya memang pencinta kegiatan spontan serta cenderung merasa terkekang dengan kegiatan yang direncanakan dan stagnan, makanya jadi gini deh. Hehehehe, apapun itu, pokoknya saya suka, dan saya punya alasan kenapa saya suka. sama beralasannya dengan orang2 yang gak suka kegiatan spontan.
iya, sampai hari ini, saya menemukan beberapa orang yang bener2 gak bisa melakukan sesuatu secara spontan. Dulu, pernah ada temen, sebut aja si X, yang kalo saya ajak melakukan kegiatan spontan, dia udah langsung stress dan marah. padahal cuma sekedar diajak "makan nasi goreng di Z yuk" (itu jam 7 malem, daerah Z deket kediaman dia yang notabene lebih jauh dari kosan gue, nasi goreng Z enak, besokannya libur, dia gak capek, dia lagi gak ada kerjaan and so do I). dan dia gak mau, karena ngajaknya tiba2.
……………
Mungkin fakta lain yang juga bikin saya kesel waktu itu adalah, kenyataan bahwa salah satu tanda saya merasa ‘dekat’ dengan seseorang adalah dengan mengajak mereka melakukan kegiatan yang saya sukai, dalam hal ini : spontaneous event, jadi ya, kalo ditolak, jika saya boleh jujur, keselnya dobel2. Jadi gemes deh, mulai sedikit memaksa, sepet2 dikit dengan ih-kok-lo-giliran-gue-yang-ajak-gak-mau-padahal-kalo-lo-yang-ada-perlu-gue -berusaha-selalu-nemenin *pada dasarnya dia gak pernah minta harus ditemenin selalu juga, dasar guenya aja yang petakilan*, dan berakhir dengan marahan. hahahahaa. padahal cuma gara2 ngajak makan nasi goreng. udah gak berhasil ngajak, didamprat pula. lengkap penderitaan.
eh ini saya cuma kasih tau pengalaman pribadi aja loh ya, bukannya melecehkan preferences orang. personally, saya tahu kok kalo melakukan hal spontan banyak ruginya, tapi juga banyak kenangannya, bikin hidup lebih hidup kalo kata iklan. hehehe. saya cuma kepengen berbagi aja, silakan petik sendiri hikmahnya.
lanjut,
intinya ya, beda tujuan dalam hidup, jadi terima aja. mereka diciptakan untuk keteraturan dan kita diciptakan untuk having fun, terima itu sebagai kenyataan. somehow gue memberi respect yang gede sama orang2 yang bisa stick with the plan (karena bagi gue itu sulit amit amit), tapi saya juga manusia yang kadang kepengen diturutin keinginannya, melakukan hal yang gue suka bersama orang yang gue sayang, jadi so far solusi yang bisa gue tawarkan : kalo kepengen spontan2an, carilah orang2 yang memang sama2 suka hal spontan dan bersenang2lah sampe puas. kalo kepengen seneng2 sama orang yang gak bisa spontan, biarkan mereka yang mengatur rencana dan nikmati saja, toh gue ikut seneng kalo mereka seneng. hehehe.
———————————–
satu hal yang saya suka dari soulmate2 saya adalah, mereka gak pernah nuntut saya sempurna, dan mereka gak pernah berusaha sempurna di mata saya. mereka ngerti bahwa, mereka gak harus merasa bersalah dan menyalahkan orang saat acara2 yang dijalani berjalan tidak semestinya, karena masih ada ratusan cara untuk bersenang2, bahkan ribuan, dan karena, bahkan ’saat-saat salah’ termasuk ke bagian yang patut dikenang dengan senyuman.
still, saya menyayangi kalian semua, apapun wataknya. ini cuma sekedar berbagi spontanitas aja, yang kebetulan, suatu hal yang sangat saya sukai.
cuma ingin berbagi
Tyachubby yang Spontan.
yep, spontaneously. hehehehee.
entah sejak kapan, saya mulai sadar bahwa saya menyukai kegiatan2 yang tidak direncanakan lebih daripada yang sudah direncanakan baik2 jauh2 hari.
kenapa? karena rasanya beda, cing. ada kesan surprise-nya, ada feel-nya, ada rasa excited-nya, apalah itu. Dan, sekedar menambahkan, menurut gue, kegiatan spontan menciptakan lebih banyak kenangan manis, karena banyak sekali hal2 lucu dan konyol yang mungkin terjadi dari sebuah kegiatan spontan. dan itu….manis. hehe.
bahkan saat acara menjadi di luar harapan dan terjadi hal2 yang gak diinginkan, itu masih terasa hangat, karena kalian sedang mengalami suka dan duka bersama yang kelak bisa kalian banggakan ke orang lain ataupun diri sendiri. ^^
——————————–
mungkin karena saya berwatak sanguin kali ya. Sanguin yang konon katanya memang pencinta kegiatan spontan serta cenderung merasa terkekang dengan kegiatan yang direncanakan dan stagnan, makanya jadi gini deh. Hehehehe, apapun itu, pokoknya saya suka, dan saya punya alasan kenapa saya suka. sama beralasannya dengan orang2 yang gak suka kegiatan spontan.
iya, sampai hari ini, saya menemukan beberapa orang yang bener2 gak bisa melakukan sesuatu secara spontan. Dulu, pernah ada temen, sebut aja si X, yang kalo saya ajak melakukan kegiatan spontan, dia udah langsung stress dan marah. padahal cuma sekedar diajak "makan nasi goreng di Z yuk" (itu jam 7 malem, daerah Z deket kediaman dia yang notabene lebih jauh dari kosan gue, nasi goreng Z enak, besokannya libur, dia gak capek, dia lagi gak ada kerjaan and so do I). dan dia gak mau, karena ngajaknya tiba2.
……………
Mungkin fakta lain yang juga bikin saya kesel waktu itu adalah, kenyataan bahwa salah satu tanda saya merasa ‘dekat’ dengan seseorang adalah dengan mengajak mereka melakukan kegiatan yang saya sukai, dalam hal ini : spontaneous event, jadi ya, kalo ditolak, jika saya boleh jujur, keselnya dobel2. Jadi gemes deh, mulai sedikit memaksa, sepet2 dikit dengan ih-kok-lo-giliran-gue-yang-ajak-gak-mau-padahal-kalo-lo-yang-ada-perlu-gue -berusaha-selalu-nemenin *pada dasarnya dia gak pernah minta harus ditemenin selalu juga, dasar guenya aja yang petakilan*, dan berakhir dengan marahan. hahahahaa. padahal cuma gara2 ngajak makan nasi goreng. udah gak berhasil ngajak, didamprat pula. lengkap penderitaan.
eh ini saya cuma kasih tau pengalaman pribadi aja loh ya, bukannya melecehkan preferences orang. personally, saya tahu kok kalo melakukan hal spontan banyak ruginya, tapi juga banyak kenangannya, bikin hidup lebih hidup kalo kata iklan. hehehe. saya cuma kepengen berbagi aja, silakan petik sendiri hikmahnya.
lanjut,
intinya ya, beda tujuan dalam hidup, jadi terima aja. mereka diciptakan untuk keteraturan dan kita diciptakan untuk having fun, terima itu sebagai kenyataan. somehow gue memberi respect yang gede sama orang2 yang bisa stick with the plan (karena bagi gue itu sulit amit amit), tapi saya juga manusia yang kadang kepengen diturutin keinginannya, melakukan hal yang gue suka bersama orang yang gue sayang, jadi so far solusi yang bisa gue tawarkan : kalo kepengen spontan2an, carilah orang2 yang memang sama2 suka hal spontan dan bersenang2lah sampe puas. kalo kepengen seneng2 sama orang yang gak bisa spontan, biarkan mereka yang mengatur rencana dan nikmati saja, toh gue ikut seneng kalo mereka seneng. hehehe.
———————————–
satu hal yang saya suka dari soulmate2 saya adalah, mereka gak pernah nuntut saya sempurna, dan mereka gak pernah berusaha sempurna di mata saya. mereka ngerti bahwa, mereka gak harus merasa bersalah dan menyalahkan orang saat acara2 yang dijalani berjalan tidak semestinya, karena masih ada ratusan cara untuk bersenang2, bahkan ribuan, dan karena, bahkan ’saat-saat salah’ termasuk ke bagian yang patut dikenang dengan senyuman.
still, saya menyayangi kalian semua, apapun wataknya. ini cuma sekedar berbagi spontanitas aja, yang kebetulan, suatu hal yang sangat saya sukai.
cuma ingin berbagi
Tyachubby yang Spontan.
Rabu, 03 Desember 2008
keluarga impianku..hope so..
beberapa hari yang lalu, salah seorang sahabat bertanya seperti ini via sms :
Memangnya, keluarga impian lo kayak apa, Ty?
hemmm,,, gak ngarep yang gimana2 bgt sih, yang dikasih ama Allah aja-lah, tar’ kalo gak dapet, jatuhnya sakit ampun2an.
suami ya,,,
yang utama yang shaleh aja, ngerti Islam sengerti2nya, jadi tahu pasti apa aja tanggung jawabnya dan berusaha untuk melakukan itu semua sebaik2nya. Tapi kalo boleh bicaraaa (katanya yang dikasih aja, tyyy…??) pengennya dapetnya yaaang,,, yaaang,,, AAAAAHHH MALUUU (najis tambah najis,,,,). HOhohoho. ntar ketebak sapa aja kecengan gue, tidaks tidaks, biar yang ini jadi rahasia. wahahaha. Asal dia selalu optimis, berpikiran luas dan gak ngebosenin. yup itu aja cukup cukup. haha.
anak,,,
sebenernya sih, gue ngarep punya anak 4 biji, cowok semua, wahahaha,,, biar gue paling cantik serumah (yei!). Terus nanti anak2 itu gue kasih nama cowok2 yang pernah gue cinta (PLAAAAAAAAAAKKK) ahahahaha…. jadi it’s like, oh, it’s ok gue gak dapetin lo saat ini, ntar di masa depan gue punya duplikat lo kok di rumah (najis). Gak ding, ahahaha, kasian kali suami gue, eh tapi kalo dia ngijinin why not?
wohohoho...
Yasudlahya, ngarepnya sih gitu, tapi kalo gak gitu ya gapapa, terserah ajaaa,,, yang jelas, semua anak diharapkan GENDUT sampai umur 7 tahun! kenapa? soale anak gendut lebih lucu, lebih terlihat anak2 (I mean, lebih terlihat ANAK GUE), anak kurus-sedang juga anak2 c, tapi lebih sreg kalo liat anak gendut, ahhhh… bakpau2 kecil berlari2, aaah ada gajah kecil duduk disanaa… sini naaak sama Mamaaa…. wahahaha (oh terserah mau anggap saya rasis atau apa). after umur 7 tahun, langsung disuruh diet semua. ahahahahaha. egois amat ya. duh gak deh, terserah anaknya aja, mau gendut pa kurus, tetep lucu lah kalo anak sendiri. aahahaha.
terus sebuah rumah,,,
gak terlalu kecil, gak terlalu besar, gak mau bertingkat, ada halaman. yang jelas semua space jelas terpakai untuk apa. Gak perlu banyak pajangan gak guna, susah ngebersiinnya, banyak debu, gak suka. Gak perlu lukisan makhluk hidup, ngeri, gak enak, cukup foto keluarga, itupun ditaro di ruang tamu aja, biar aja thu tamu2 yang liat. Yang jelas, dapur dan ruang makan harus dibuat dengan niat (ahahaha, terseraaah mau ledek apaaa… gak dengeer…. gak dengeeerr….). ruang keluarga juga dibuat enak dan hangat, jangan lupa sofa empuk luar biasa-nyaa!!!. Kalo spacenya sisa, jangan lupa musholla.
lala lili senangnya hati. ahahahhaa.
Sebuah mobil, ah sudahlah, gak usah gaya2, yang penting, luas, irit dan nyaman. hehehe.
ah iya, dan berdomisili DI LUAR JAKARTA. Jakarta penuh polusi, ga mau anak2 dan suami gue ngirup2 udara begitu. hiiihh.
——————–
hehe, ternyata yang gue anggap "biasa" lumayan "heboh" juga ya. haha. nah itu baru gambaran fisiknya, kalo suasananya kayak apa?
hemmmm,,,, yang selalu kebayang di benak gue sih, semua kegiatan berjalan layaknya keluarga. Tapi yang jelas, pengen deket sama semua entitas disana. At least, semua orang tahu kegiatan masing2 anggota keluarga dan saling menghargai dan melindungi. Dan ingin memberikan kebebasan yang mendidik bagi semua orang. Itu aja sih.
berlebihan kah?
-----TYATYA-----
Memangnya, keluarga impian lo kayak apa, Ty?
hemmm,,, gak ngarep yang gimana2 bgt sih, yang dikasih ama Allah aja-lah, tar’ kalo gak dapet, jatuhnya sakit ampun2an.
suami ya,,,
yang utama yang shaleh aja, ngerti Islam sengerti2nya, jadi tahu pasti apa aja tanggung jawabnya dan berusaha untuk melakukan itu semua sebaik2nya. Tapi kalo boleh bicaraaa (katanya yang dikasih aja, tyyy…??) pengennya dapetnya yaaang,,, yaaang,,, AAAAAHHH MALUUU (najis tambah najis,,,,). HOhohoho. ntar ketebak sapa aja kecengan gue, tidaks tidaks, biar yang ini jadi rahasia. wahahaha. Asal dia selalu optimis, berpikiran luas dan gak ngebosenin. yup itu aja cukup cukup. haha.
anak,,,
sebenernya sih, gue ngarep punya anak 4 biji, cowok semua, wahahaha,,, biar gue paling cantik serumah (yei!). Terus nanti anak2 itu gue kasih nama cowok2 yang pernah gue cinta (PLAAAAAAAAAAKKK) ahahahaha…. jadi it’s like, oh, it’s ok gue gak dapetin lo saat ini, ntar di masa depan gue punya duplikat lo kok di rumah (najis). Gak ding, ahahaha, kasian kali suami gue, eh tapi kalo dia ngijinin why not?
wohohoho...
Yasudlahya, ngarepnya sih gitu, tapi kalo gak gitu ya gapapa, terserah ajaaa,,, yang jelas, semua anak diharapkan GENDUT sampai umur 7 tahun! kenapa? soale anak gendut lebih lucu, lebih terlihat anak2 (I mean, lebih terlihat ANAK GUE), anak kurus-sedang juga anak2 c, tapi lebih sreg kalo liat anak gendut, ahhhh… bakpau2 kecil berlari2, aaah ada gajah kecil duduk disanaa… sini naaak sama Mamaaa…. wahahaha (oh terserah mau anggap saya rasis atau apa). after umur 7 tahun, langsung disuruh diet semua. ahahahahaha. egois amat ya. duh gak deh, terserah anaknya aja, mau gendut pa kurus, tetep lucu lah kalo anak sendiri. aahahaha.
terus sebuah rumah,,,
gak terlalu kecil, gak terlalu besar, gak mau bertingkat, ada halaman. yang jelas semua space jelas terpakai untuk apa. Gak perlu banyak pajangan gak guna, susah ngebersiinnya, banyak debu, gak suka. Gak perlu lukisan makhluk hidup, ngeri, gak enak, cukup foto keluarga, itupun ditaro di ruang tamu aja, biar aja thu tamu2 yang liat. Yang jelas, dapur dan ruang makan harus dibuat dengan niat (ahahaha, terseraaah mau ledek apaaa… gak dengeer…. gak dengeeerr….). ruang keluarga juga dibuat enak dan hangat, jangan lupa sofa empuk luar biasa-nyaa!!!. Kalo spacenya sisa, jangan lupa musholla.
lala lili senangnya hati. ahahahhaa.
Sebuah mobil, ah sudahlah, gak usah gaya2, yang penting, luas, irit dan nyaman. hehehe.
ah iya, dan berdomisili DI LUAR JAKARTA. Jakarta penuh polusi, ga mau anak2 dan suami gue ngirup2 udara begitu. hiiihh.
——————–
hehe, ternyata yang gue anggap "biasa" lumayan "heboh" juga ya. haha. nah itu baru gambaran fisiknya, kalo suasananya kayak apa?
hemmmm,,,, yang selalu kebayang di benak gue sih, semua kegiatan berjalan layaknya keluarga. Tapi yang jelas, pengen deket sama semua entitas disana. At least, semua orang tahu kegiatan masing2 anggota keluarga dan saling menghargai dan melindungi. Dan ingin memberikan kebebasan yang mendidik bagi semua orang. Itu aja sih.
berlebihan kah?
-----TYATYA-----
Selasa, 02 Desember 2008
MELLOW **
Pernah gak, terjebak dalam situasi dimana lo bener2 gak tau mau ngapain? begini berasa salah, begitu berasa salah. Orang2 yang lo percaya berpendapat A, tapi entah kenapa lo gak kepengen percaya dengan pendapat mereka, lo cuma kepengen denger pendapat yang kepengen lo denger, which is, bukan A, dan itu semakin memperumit suasana. Dan lo mulai bingung, antara mana yang benar, A atau B. tapi gak ada yang bisa dimintain tolong, karena gak ada yang bener2 niat membantu. Lo gak bisa marah, karena toh ini urusan lo sendiri dan semua orang toh punya urusan masing, dan lo terpaksa berusaha sabar setengah mati, menunggu sampe jawaban A atau B bener2 muncul, dan percayalah sama gue, rasanya bener2 gak enak. Pernah?
gue sedang mengalaminya nih -_-. *mellow mode on*.
Duh capek. Gak sehat nih. Ngeluh ah.
Kadang, hidup bener2 bisa bikin bete dan kesel. Bikin capek banget. Sampe rasanya pengen kabur dari semuanya, ganti identitas, pergi ke tempat dimana gak ada yang kenal gue sama sekali. Mengulang dari awal, biar gue bisa membuktikan ke diri gue sendiri bahwa gue gak melakukan kesalahan yang sama, dan gak perlu merasakan perasaan bersalah yang sama.
tapi dunia gak dibuat segampang itu kan ya? gak segampang main game, kalo game over ato bosen, bisa direset atau ganti permainan.
Gue selalu tau bahwa, gue bukanlah orang yang sempurna. gue gak lebih baik daripada orang2 yang gue sebelin. gue banyak melakukan kesalahan. dan sampe sekarang masih figure out gimana supaya gue gak mengulangi kesalahan itu dan kalo bisa, memperbaikinya. Tapi kadang, wajarnya manusia2 lainnya, rasanya kesel, rasanya muak. Kepengen diterima apa adanya gue, dimengerti apa adanya gue. Kepengen gak perlu berbasa basi ke setiap orang, kepengen dimengerti bahwa kadang, gue juga pengen egois. Kepengen teriak tai kucing saat gue kepengen, dan kepengen jejingkrakan saat gue seneng.
Kepengen dimengerti kalo gue bertindak bukan tanpa alasan. Kepengen dikabulin permintaannya sesekali. Kepengen tinggal duduk tenang dan gue bisa dapet kasih sayang yang gue inginkan. Gak perlu lari sini lari sana ngemis2 mencari yang gue belum dapet dan mempertahankan apa yang udah gue punya.
Kepengen marah. kenapa banyak yang menyalahkan gue atas apa yang terjadi, tapi gak pernah liat dan mau tau apa yang terjadi sama gue sampe gue bisa bertindak begitu. Kemana lo semua waktu gue susah, kenapa lo marah kalo saat lo susah gue gak ada. Kenapa lo marah kalo gue bikin kecewa, pernah gak lo mikir, gue bisa marah ke siapa kalo gue kecewa. Pernah gak mikir, gue bisa nangis ke siapa kalo gue sakit hati?. PERNAH GAK?.
Kadang guepun juga capek, kepengen nangis, kepengen manja…
tapi gak ada yang ngerti. kalo gue lepas kontrol lagi, memberitahu apa yang ada di kepala gue sebenernya, pasti marah, pasti kecewa, pasti sedih. Ended up dengan, gue menyakiti orang lain lagi, dijauhin lagi, dibenci lagi, dijudge seenaknya lagi.
gak ada ya, yang bisa ngerti bahwa saat gue ngamuk dan marah, gue gak pernah bermaksud atas apa yang gue katakan. dan saat gue berbuat baik, gue gak pernah bermaksud meminta balasan? saat gue menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi, gue menyalahkan diri sendiri karena gak dewasa dan saat gue meminta maaf gue jijik setengah mati sama diri gue sendiri karena berasa ngemis? gak bisa ya sekedar dateng dan nanya ‘apa yang bisa gue lakuin untuk buat lo hepi?’ dan sekedar nerima tanpa mikir jelek2 waktu gue dateng ke hadapan lo dan bilang hal yang sama?
I just want to do something good buat orang2 yang gue sayang dan gue sendiri. Karena saat ini cuma bisa gitu. Maaf kalo sebel, kalo benci, kalo bikin kesal. Percayalah, kalo gue bisa ilang gitu aja dari hadapan lo, gak pake dosa, udah dilakuin dari dulu. tapi gak bisa.
-----Legaaa------
gue sedang mengalaminya nih -_-. *mellow mode on*.
Duh capek. Gak sehat nih. Ngeluh ah.
Kadang, hidup bener2 bisa bikin bete dan kesel. Bikin capek banget. Sampe rasanya pengen kabur dari semuanya, ganti identitas, pergi ke tempat dimana gak ada yang kenal gue sama sekali. Mengulang dari awal, biar gue bisa membuktikan ke diri gue sendiri bahwa gue gak melakukan kesalahan yang sama, dan gak perlu merasakan perasaan bersalah yang sama.
tapi dunia gak dibuat segampang itu kan ya? gak segampang main game, kalo game over ato bosen, bisa direset atau ganti permainan.
Gue selalu tau bahwa, gue bukanlah orang yang sempurna. gue gak lebih baik daripada orang2 yang gue sebelin. gue banyak melakukan kesalahan. dan sampe sekarang masih figure out gimana supaya gue gak mengulangi kesalahan itu dan kalo bisa, memperbaikinya. Tapi kadang, wajarnya manusia2 lainnya, rasanya kesel, rasanya muak. Kepengen diterima apa adanya gue, dimengerti apa adanya gue. Kepengen gak perlu berbasa basi ke setiap orang, kepengen dimengerti bahwa kadang, gue juga pengen egois. Kepengen teriak tai kucing saat gue kepengen, dan kepengen jejingkrakan saat gue seneng.
Kepengen dimengerti kalo gue bertindak bukan tanpa alasan. Kepengen dikabulin permintaannya sesekali. Kepengen tinggal duduk tenang dan gue bisa dapet kasih sayang yang gue inginkan. Gak perlu lari sini lari sana ngemis2 mencari yang gue belum dapet dan mempertahankan apa yang udah gue punya.
Kepengen marah. kenapa banyak yang menyalahkan gue atas apa yang terjadi, tapi gak pernah liat dan mau tau apa yang terjadi sama gue sampe gue bisa bertindak begitu. Kemana lo semua waktu gue susah, kenapa lo marah kalo saat lo susah gue gak ada. Kenapa lo marah kalo gue bikin kecewa, pernah gak lo mikir, gue bisa marah ke siapa kalo gue kecewa. Pernah gak mikir, gue bisa nangis ke siapa kalo gue sakit hati?. PERNAH GAK?.
Kadang guepun juga capek, kepengen nangis, kepengen manja…
tapi gak ada yang ngerti. kalo gue lepas kontrol lagi, memberitahu apa yang ada di kepala gue sebenernya, pasti marah, pasti kecewa, pasti sedih. Ended up dengan, gue menyakiti orang lain lagi, dijauhin lagi, dibenci lagi, dijudge seenaknya lagi.
gak ada ya, yang bisa ngerti bahwa saat gue ngamuk dan marah, gue gak pernah bermaksud atas apa yang gue katakan. dan saat gue berbuat baik, gue gak pernah bermaksud meminta balasan? saat gue menyalahkan orang lain atas apa yang terjadi, gue menyalahkan diri sendiri karena gak dewasa dan saat gue meminta maaf gue jijik setengah mati sama diri gue sendiri karena berasa ngemis? gak bisa ya sekedar dateng dan nanya ‘apa yang bisa gue lakuin untuk buat lo hepi?’ dan sekedar nerima tanpa mikir jelek2 waktu gue dateng ke hadapan lo dan bilang hal yang sama?
I just want to do something good buat orang2 yang gue sayang dan gue sendiri. Karena saat ini cuma bisa gitu. Maaf kalo sebel, kalo benci, kalo bikin kesal. Percayalah, kalo gue bisa ilang gitu aja dari hadapan lo, gak pake dosa, udah dilakuin dari dulu. tapi gak bisa.
-----Legaaa------
Something Happens
hahahahaha…
akhirnya menyadari (atau menyimpulkan?) satu kenyataan pahit yang sayangnya belum bisa diceritain blak2an disini.
tapi gemes sodara2, pengen buang susah, jadi ijinkan saya roaming ya kali ini :’( sayang kalian deh, beneran.
yah hidup, sh*t happens. jadi pelajaran aja lah ya
at least saya udah tahu sekarang, jadi ya lebih ringan ke depannya, paling gak saya tahu harus gimana, semoga
izinkan saya menulis ini dalam caps lock, pembaca tercinta :
HERTYA ANDRIANI HERMANTO CEWEK KUAT GENDUT PERKASA HEBAT LUAR BIASA BAIK HATI BIJAKSANA TABAH SABAR PENYAYANG HUMORIS MENARIK TIDAK SOMBONG SEKSI (saya bilang seksi ya, bukan langsing loh, seksi itu relatif) KEIBUAN MEMPESONA BERSAHAJA DAN SEMUA YANG BAGUS BAGUS, GAK AKAN SEDIH BERKEPANJANGAN APALAGI NYERAH SAMA HAL BEGINIAN DOAAAAAAAAAAAAANGGG!!!! BUKAN TYA KALO GAK BISA CARI SOLUSI! BUKAN TYA KALO GAK BISA NGILANGIN SUSAH DI HATI!! BUKAN TYA KALO BERTINDAK KARENA EMOSI! BUKAN TYA KALO GAK BISA INTROSPEKSI! BUKAN TYA KALO TAKUT SAMA APA YANG AKAN TERJADI!!!!! BUKAN TYA KALO GAK MANDIRIIIII!!!!!! BUKAN TYA KALO GAK JUJUR! BUKAN TYA BUKAN TYA BUKAN TYAAAAAAAAAAA!!!!!!!! BUKANNNN!!!! BUKAAAAAAAANNNNNN!!!!!
jadi,
yuk ah kita ngejalanin hidup dengan happy lagi . hehehehehhh,,,,
bisa apa saya kalo gak ada blog dan pembaca sekalian (gombal),
tYAndhut
akhirnya menyadari (atau menyimpulkan?) satu kenyataan pahit yang sayangnya belum bisa diceritain blak2an disini.
tapi gemes sodara2, pengen buang susah, jadi ijinkan saya roaming ya kali ini :’( sayang kalian deh, beneran.
yah hidup, sh*t happens. jadi pelajaran aja lah ya
at least saya udah tahu sekarang, jadi ya lebih ringan ke depannya, paling gak saya tahu harus gimana, semoga
izinkan saya menulis ini dalam caps lock, pembaca tercinta :
HERTYA ANDRIANI HERMANTO CEWEK KUAT GENDUT PERKASA HEBAT LUAR BIASA BAIK HATI BIJAKSANA TABAH SABAR PENYAYANG HUMORIS MENARIK TIDAK SOMBONG SEKSI (saya bilang seksi ya, bukan langsing loh, seksi itu relatif) KEIBUAN MEMPESONA BERSAHAJA DAN SEMUA YANG BAGUS BAGUS, GAK AKAN SEDIH BERKEPANJANGAN APALAGI NYERAH SAMA HAL BEGINIAN DOAAAAAAAAAAAAANGGG!!!! BUKAN TYA KALO GAK BISA CARI SOLUSI! BUKAN TYA KALO GAK BISA NGILANGIN SUSAH DI HATI!! BUKAN TYA KALO BERTINDAK KARENA EMOSI! BUKAN TYA KALO GAK BISA INTROSPEKSI! BUKAN TYA KALO TAKUT SAMA APA YANG AKAN TERJADI!!!!! BUKAN TYA KALO GAK MANDIRIIIII!!!!!! BUKAN TYA KALO GAK JUJUR! BUKAN TYA BUKAN TYA BUKAN TYAAAAAAAAAAA!!!!!!!! BUKANNNN!!!! BUKAAAAAAAANNNNNN!!!!!
jadi,
yuk ah kita ngejalanin hidup dengan happy lagi . hehehehehhh,,,,
bisa apa saya kalo gak ada blog dan pembaca sekalian (gombal),
tYAndhut
Senin, 01 Desember 2008
Huaaa David Cook!
Kalian tahu David Cook? tahu dong ya, pemenang american idol season 7 itu. Maaf beribu maaf, mohon jangan ditimpuk, tapi gue baru tahu David Cook eksis tadi pagi . Satu2nya American Idol yang gue ikutin cuma yang season 2, sisanya? boro2 ngikutin, kalo gue ampe tahu ‘kuda hitam’-nya aja, itu udah bagus. weheheh.
Entah dapet dari mana, udah lama banget lagu Always Be My Baby by David Cook (original by Mariah Carey) ada di library Itunes gue. Tapi secara sebelum2nya gue gak tau David Cook siapa (ya maaf deh, ya), lagu itu beberapa kali gue play, dan gak sadar, gue masih terlalu sibuk sama one republic n jason Mraz (bulan lalu ngefans itu). Sampai pagi ini, entah dapet wangsit darimana, gue memutuskan memutar lagu itu, dan..
…finally, he took my breath away.
suaranya itu loh bok. main gitarnya itu loh. semua-muanyaa…!! T-T duh mati gua. pingsan gue. koma. mati suri. semaput. apalah itu. KENAPA GUE BARU TAU SEKARAANG???!!! KENAPAAAAA???!!! KENAPA SETELAH SEKIAN LAMA ITU LAGU ADA DI LIBRARY GUE, BARU GUE PUTER SEKARANG!!! *guling2*. itu kayak lo punya duit semilyar di dompet dan masih aja gak sadaarrr… *berlebihan*
Gue mau dong didatengin David Cook pas gue ulang tahun… (jangan lupa suru maen gitar). Gue mau dong David Cook jadi suamiiii…. Kalo punya anak gue kasih nama David Cook aja apa yaaa… GUE MAU DAVID COOK-NYA SATU, DONG…!!! *mulai jijik*
biarin deh jijik, mumpung masih muda. sekarang lagi dunlot lagu2 dia pake BitTorrent nih. dan sedang memutar lagu dia yang Always Be My Baby. nonstop.
Tioltiol
Entah dapet dari mana, udah lama banget lagu Always Be My Baby by David Cook (original by Mariah Carey) ada di library Itunes gue. Tapi secara sebelum2nya gue gak tau David Cook siapa (ya maaf deh, ya), lagu itu beberapa kali gue play, dan gak sadar, gue masih terlalu sibuk sama one republic n jason Mraz (bulan lalu ngefans itu). Sampai pagi ini, entah dapet wangsit darimana, gue memutuskan memutar lagu itu, dan..
…finally, he took my breath away.
suaranya itu loh bok. main gitarnya itu loh. semua-muanyaa…!! T-T duh mati gua. pingsan gue. koma. mati suri. semaput. apalah itu. KENAPA GUE BARU TAU SEKARAANG???!!! KENAPAAAAA???!!! KENAPA SETELAH SEKIAN LAMA ITU LAGU ADA DI LIBRARY GUE, BARU GUE PUTER SEKARANG!!! *guling2*. itu kayak lo punya duit semilyar di dompet dan masih aja gak sadaarrr… *berlebihan*
Gue mau dong didatengin David Cook pas gue ulang tahun… (jangan lupa suru maen gitar). Gue mau dong David Cook jadi suamiiii…. Kalo punya anak gue kasih nama David Cook aja apa yaaa… GUE MAU DAVID COOK-NYA SATU, DONG…!!! *mulai jijik*
biarin deh jijik, mumpung masih muda. sekarang lagi dunlot lagu2 dia pake BitTorrent nih. dan sedang memutar lagu dia yang Always Be My Baby. nonstop.
Tioltiol
Langganan:
Postingan (Atom)