Kamis, 14 Januari 2010

learned and learn

Sama seperti tahun lalu, tahun inipun saya akan me-list apa saja yang sudah saya pelajari

Tahun 2009 ini, saya belajar bahwa :

  1. Memberikan diri sendiri waktu untuk menyembuhkan luka sebelum bangkit dan berjuang kembali, itu penting. Tidak perlu merasa terburu2, tidak perlu merasa takut akan sakit yang telah dirasakan dan tidak perlu merasa takut akan kesendirian. Karena semua yang kita rasakan, mengantarkan kita pada pelajaran berharga lainnya. Terburu2 mungkin hanya akan menyakiti perasaan orang lain, dan menyakiti ternyata jauh lebih sakit dari pada disakiti :).
  2. Komunikasi yang baik memberikan hasil luar biasa. Bicaralah dengan jujur, berikan kesempatan pada orang lain untuk menjelaskan, dan biarkan mereka membuktikan bahwa semua kecurigaan kita itu tidak sepenuhnya benar, atau kalaupun benar, setidaknya, kita sudah berusaha untuk memperjelas masalah :).
  3. Selalu ada sisi lain dari seorang individu yang kita tidak akan pernah sepenuhnya tahu. Maybe kita suka sisi A, tapi belum tentu kita suka sisi B-nya. Maybe dia adalah seorang yang benar2 baik saat berada di posisi C tapi belum tentu dia dapat bertindak sebijaksana itu saat berada di sisi D. Be prepared.
  4. Setiap manusia berubah, dan tidak semua perubahan tersebut menyenangkan kita. Sangat menyedihkan menyadari bahwa seseorang bisa terasa sangat asing hanya dalam waktu semalam.
  5. Kasar, arogan, judging dan double standard bukan sifat yang menyenangkan, berusahalah untuk tidak menjadi individu yang seperti itu.
  6. Skeptis itu menenangkan. Karena membuat kita menjadi super hati-hati dalam bertindak dan membuat kita merasa memiliki fokus penuh dalam setiap hal yang kita lakukan. Namun bisa juga menjadi bumerang, karena hidup jadi berasa kurang greget, semua dipikirin, semua ditanyain, I miss my old naive personality.
  7. hanya karena percobaan pertama tidak begitu berkesan, jangan pernah memutuskan sesuatu itu tidak enak/menarik sebelum sampai pada percobaan ketiga. Hal yang sama terjadi pada frozen yoghurt. kalau saya menyerah saya ga akan pernah tahu kalau sour sally adalah makanan surga.
  8. kadang ada beberapa hal yang tak bisa dihindari. berhenti berusaha menyenangkan semua orang, karena ga akan pernah bisa. Ada yang pantas untuk disenangkan, ada yang tidak, berusahalah untuk mengetahui hal itu sebelum berkorban.
  9. marahlah kalau perlu. sabarpun ada batasnya :), biarkan mereka tahu bahwa you’re not okay with what they just did, and let them know that you think they’re j*rk. and don’t worry, everything’s gonna be just fine. once in a while, marah itu menyehatkan.
  10. rutinitas tidak selalu membosankan. rutinitas yang akhirnya dapat membawa saya menuju kelulusan.
  11. hati2lah pada doa yang kita panjatkan. apalagi kalo mintanya pas lagi bulan Ramadhan :)). apa yang kita anggap baik, belum tentu yang terbaik, selalu terbuka dengan alternatif2 lainnya :). mintalah yang terbaik untuk kita, kalau di tengah jalan menemui kesusahan mintalah ketabahan, kalau diberikan kesenangan mintalah untuk selalu rendah hati. mintalah yang terbaik :).
  12. Jangan dengarkan kritik dan saran dari orang yang emang dari awal sentimen sama kita. Biarkan mereka bicara sama tembok saja, sama pantat, sama punggung, sama apapun selain hati kita.

kayaknya itu doang ya. hmmm tahun ini banyak terjadi hal2 dramatis, tapi saya senang bisa belajar banyak. berarti hidupnya ga sia2 :)).

tiba-tiba

suddenly I think of you, and I wonder, how my life could be if you’re not around.

how are you? I miss your jokes and our kissed.

pasrah???

Hmmm, belakangan lagi banyak mikir soal masa depan, tentang the new job yang didamba2kan. Kadang bisa bikin semangat, karena excited dengan pengalaman baru, sesuatu yang di mata saya saat ini : sangat menarik. Kadang bikin sedih juga karena somehow merasa takut, takut salah pilih lagi, takut ga semenarik itu, takut kecewa lagi, takut not that good, takut dengan perubahan2 yang harus dilakukan :D. Dan… dari pikiran soal pekerjaan, pikiranpun berlanjut ke konsekwensi jika saya harus me****h dengan orang yang tidak dihati, takut persoalan yang dulu, muncul lagi, dan saya harus putar.

Somehow capek, dan butuh tempat yang bisa bikin konsen. Dimana kalau saya gagal, berbuat kesalahan, saya ga perlu takut akan pandangan orang, karena saya tahu saya didukung. Tapi, saya rasa itulah masalahnya :D, saya terlalu mikirin apa pandangan orang :D.

Biar keliatannya cuek, saya mikirin juga ya ternyata. Semua orang kayaknya begitu. hmm…

Haaah,,,,, kata orang kalo emang belum bisa nemu jawabannya, belum bisa nemu click-nya, jalanin aja dulu dengan sabar, dengan senyum, nanti tau2 kita sudah berada di tempat yang benar, dan pada saat itu kemungkiinan besar kita sudah lupa dengan masalah yang itu karena kita sedang menghadapi masalah yang baru. Susah, tapi ya harus dijalanin.

Huu.. T-T

But, bingung is bingung, ye know. Jadi saya akan menikmati kebingungan ini dengan pasrah

So, so long, readers, sampai jumpa di postingan berikutnya :). hihihi

Jumat, 18 Desember 2009

rememberrrr..

tiba2 aja tadi pas lagi ngerjain tugas, teringat momen nyebelin yang udah terjadi hampir 6 bulan yang lalu. Sepertinya karena ada 2 teman yang akan menikah bulan depan, makanya jadi keinget.

alasannya masih keinget karena waktu itu ga diselesaikan dengan baik sih (baca : mengalah dan diam)

tapi kayaknya sekarang dah bisa cerita.

Jadi ceritanya waktu itu ada temen yang mau menikah. Terus, biasa deh namanya juga cewek, momen kondangan gitu kan kepengennya pake baju beda dari hari2 biasa. kalo enggak entar dikira petugas catering, gimana? *lebay*. Nah, karena waktu itu masih status single dan kebetulan ga sedia stock baju kondangan macem kebaya atau dress di rumah *dan badan sedang membengkak, makin bengkak dan bengkak*, jadinya males dateng, entar ribet mesti cari baju, keluar duit, bilang keluarga, mana jaoh, blablabla. Apalagi fakta bahwa disana ada mantan2 kemungkinan bakal hadir dan fakta bahwa saya sedang deg2an. dobel males. males gilak. males kuadrat. Pengennya di kamar, istirahat, guling2.

Terus ceritanya lagi curhat2 gitu soal perihal nikah2 ini, lupa ama siapa, sebut aja x, di deket kampus. Lagi merengek2 jijay karena males banget dateng (karena alasan abc itu) dan sedang cari alasan tepat kenapa harus dateng dan kenapa enggak usah, lalu dipertimbangkan lagi. Terus tiba2 ada yang rese nyeletuk karena sedaritadi dia mendengar :

“Wah kalau gitu pas gue nikahan, gue ga mau undang lo ah. enak gak?” - dengan tampang penuh permusuhan.

terus gue diemin aja. pengen nyaut, udah di tenggorokan, tapi memutuskan untuk ga usa diladenin.

sekarang masih gondog karena sebenernya pengen jawab :

“Gapapa kali. lo kan bukan sahabat gue juga. jadi ya silakan aja. malah bagus gue ga usah mikirin baju transport dsb.”

gue childish parah sih, tapi emang bete abis, lagian pake komentar. harus banget sih ngejudge dan komentar. gak ngerti urusannya juga -_-.

Gini ya, saya akuin, saya orangnya paling males basa-basi. Sekedar dateng karena ngerasa ga enak, atau karena udah diundang, takut ga sopan, that’s not my type. Kalo emang dateng ya karena pengen nyelametin, karena mau merayakan, bukan ga enak karena udah diundang. Toh yang ngundang waktu itu juga ga deket ma gue, ngundangnya juga cuma karena satu afiliasi, terus ya lumayan aja ngundang orang, nambah yang nyelametin, yang ndoain, apa salahnya?

Doa kan bisa darimana aja. Dan doa kan ga harus dikasi makan enak dolo. terlepas dari sunah rasul dsb. pada dasarnya dateng apa enggak kan tergantung niatnya -_-. kalo ga sepaham ya udah, jangan bawel. situ mau dateng pa gak saya aja ga peduli -_-.

Lagian se-childish2-nya gue, dan se-insecure-nya gue sama diri gue sendiri, kalo yang nikahan itu orang yang emang deket ma gue, ada ikatan batin ma gue, bekas genggong apa temen curhat, dan memang mengharapkan kehadiran gue, ya gue usahain dateng lah. Jelas beda sama nikahan orang lain, termasuk nikahan lo (hai yang gamau ngundang gue) yang suka komentar ga pake mikir.

graor graor graor. nyesel kenapa waktu itu masih takut2 buat ngungkapin pemikiran sendiri. sekarang kalo diungkit lagi sama orangnya berasa konyol karena pembukaannya : “eh terkait omongan lo 6 bulan yang lalu…”

yaelah lama bener.

heran, perasaan gue ga pernah busybody ama itu orang. kenapa bisa jadi rese berat gitu sih.

Memang sih manusia itu makhluk sosial, jadi harus mau kompromi dan mengikuti adat budaya dimana kita berpijak. Tapi beneran deh, mendingan yang hadir ga sekampung tapi emang beneran niat hadir dan memang mereka adalah orang2 yang kalian sayangi atau mendingan yang hadir banyak tapi mereka cuma ngerasa ga enak udah diundang kalo ga dateng? -_-

apa saya aja yang terlalu high standard soal hidup lagi? -_-. akh.

Terlepas dari sudut pandang tiap orang yang berbeda2 soal norma dan adat yang berlaku, dimana-mana yang namanya main ngejudge tuh bukan sesuatu yang bagus ya. Yang sekali itu aja deh yang lolos, yang berikutnya sikat habis ga pake ampun -_-.


---Puas deh akh---

Cupcupwawaw Tyaaa

what i like

Dalam rangka menyambut rangkaian long weekend ronde pertama untuk bulan desember 2009 - januari 2010 (masih ada 2 lagi, nyadar gak?), maka saya akan menuliskan apa saja yang ada di kepala saya saat ini.

*ga ngerti apa hubungannya tapi sudahlah*

Apa yaaaa… oh ini, lagi suka banget sama lagu2 ga jelas :D. Seperti biasa ya, gue kalo lagi suka satu lagu, bakal diputer berulang2 kira2 seminggu sampe playcount-nya mencapai 400-an, baru abis itu bosen dan pindah lagu lain. Ini baru hari pertama, udah lumayan bikin orang rumah eneg :D, apparently bukan cuma karena gue tidak hanya mendengar tapi bernyanyi mengikuti irama (oh yes, I DO sing. berulang2. catet. serumah ama gue mesti siap2 bawa earphone sendiri) dan kebetulan liriknya emang bener2 lagi geje. :))

Nah lagu yang jadi favorit minggu ini *cih* adalah : F*ck You by Lily Allen. Biasa yaaa sukanya telat, apa sih yang gue ga lambat. Lagunya sih bernada fun, asik2 happy, tapi konten liriknya agak2 brutal :)). Tapi lucuuu aku sukaaa.

Nah, beberapa hari yang lalu menemukan iklan yang tidak kalah brutalnya dibanding lagunya Lilen di atas. Iklan untuk produk *tiiiittt*. Gara2 iklan ini saya tak bisa berhenti bernyanyi Que Sera Sera dengan sedikit modifikasi.

Mengingatkan bahwa kalau saja kita mau melihat sesuatu lebih dalam, kalau saja kita mau sejenak memalingkan kepala dari urusan2 duniawi dan mulai melihat sekitar kita apa adanya, semuanya ternyata indah ya :D. hoehehehe.

Yah itulah hal2 geje yang sedang kusukai belakangan ini :). suka juga gak? semoga suka ya :D

Btw, gue udah ngantuk nih >.<> Selamat Tahun Baru Islam :)
TYANDUT

Rabu, 25 November 2009

perasaan itu datang di saat yang gak tepat..

hmm,,udah lama gak posting dikarenakan banyak hal yang bikin hidup gue berubah 180'
yaaah udahlahyaa udah gak mau inget2 yang udah lewat,,diambil hikmahnyaa,,dan selalu bersyukur Allah nunjukkin jalan yang terbaik yang harus gue ambil..

ini semua gara2 semalem..
tiba tiba teman baik gue dari kecil yang bisa ngerangkap jadi sahabat, kakak, orang tua, malah bisa jadi musuh *hehehe*, nelpon...
dia denger kabar terupdate tentang gue,,dan dia bilang dia kecewa..
duuhh terlalu panjang kalo harus diceritain,,yang jelas setelah sekian lama gue bersahabat baik, itu baru pertama kalinya gue ngomong serius ma dia masalah perasaan kita masing2 *tetep diselingin hinaan,hehe*

intinya...
dia sayang gue..
ya emang, gue jadi sayang dia kok..
tapi perasaan dia ternyata BUKAN PERASAAN SAYANG BIASA!!

salah sapa,kenapa dari dulu gak pernah bilang, padahal gue dulu sedikit berharap dia bisa jadi pasangan gue kelak..
gue udah tau sifat dia, gue sayang keluarganya, gue suka prinsip hidup dia, gue salut sama semua usaha dia untuk masa depannya, dan yang penting, gue dan dia gak perlu jadi orang lain untuk bisa saling ngelengkapin..hufh..

tapi kan gak pernah nangkep SINYAL apapun dari dia, dan gue gak mau buang2 waktu untuk hal yang gak pasti dan nunggu harapan gue terkabul,GAK KAN, WASTING TIME beib..
walaupun dulu pernah agak2 kuciwa,haahaa.. sampe akhirnya perasaan itu larut sendiri bareng kehidupan gue..

alesan dia,, dia belum siap untuk ngungkapin semuanya, dia belum yakin dengan perasaan dia. dan baru sekarang dia sadarin, dia sedih dan takut untuk kehilangan gue..
apa iya perasaan takut keilangan bisa jadi ukuran kalo dia sayang gue????!!!
--gak ada yang tau--

tapi gue lega..
kita ngomong semua perasaan yang kita rasa..
trus dia bilang,"dek,mau tau gak lagu yang pas, lagunya kerispatih,sebentuk hati buat kekasih"
jiaaaahhhhh,,kenapa kisah percintaan gue gak jauh2 dari lagu2nya kerispat*h!!! Fiuhfiuh..

yaudahlah mas, gak ada yang perlu disesalin, toh memang bener, semua udah terlambat..
respon yang gue harapin dulu ternyata dateng disaat sekarang, saat yang gak tepat..
tapi gue yakin,Tuhan pasti kasih yang terbaik buat hambaNya,amiin..

kita tetep solmet forever kok,yah yah yaahh :)
muaahmuahh

---Sahabatnya Mas *b*u---

Kamis, 03 September 2009

^_^

Tuhan, kalo tadi Tya bilang bosen, maap, itu bukan berarti Tya mengeluh dan jadi melupakan nikmat.
Yah, mengeluh sih Tuhan, dikiiiiiit! maap yak, jangan marah, dan jangan jadi jauh.
Ramadhan nih, mudah-mudahan kita bisa deket ^_^.
Yang tadi, yang ngomongin bosen, cuma becanda, kok, hehehe.

Sekarang Tya cuma sedang mencari. mungkin yang sesuai dengan diri.
untuk nikmat? moga2 tak pernah lupa Tya syukuri.

Tuhan, maap yak.